www.AlvinAdam.com


Berita 24 Lampung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Oknum DPRD Palsukan AJB Demi Dapat Ganti Rugi Lahan Tol

Posted by On 02.25

Oknum DPRD Palsukan AJB Demi Dapat Ganti Rugi Lahan Tol

Oknum DPRD Palsukan AJB Demi Dapat Ganti Rugi Lahan Tol

Oknum anggota DPRD Lampung Selatan ,Sugianto, palsukan AJB demi jalan tol trans sumatera, Kamis, 2 November 2017.

Oknum DPRD Palsukan AJB Demi Dapat Ganti Rugi Lahan TolTribunlampung.co.id/Muhammad HerizaSidang oknum DPRD Lampung Selatan palsukan AJB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Oknum anggota DPRD Lampung Selatan ,Sugianto, dan empat rekannya menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 2 November 2017.

Empat terdakwa lain adalah Djumino (Mantan Sekretaris Desa Jatimulyo), Serjio (pensiunan PNS), Sumarno dan Jumadi.

Baca: Sandiaga Uno D ibentak-bentak Ojek Pangkalan, Reaksinya Tak Disangka-sangka

Kelima terdakwa didakwa telah memalsukan dokumen akta jual beli (AJB) tanah.

Jaksa penuntut umum Ratmadi Saptondo menuturkan, kelima terdakwa didakwa pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 263 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Para terdakwa diduga telah melakukan dan menyuruh melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum dengan membuat surat palsu atau memalsukan surat tanah (AJB) yang menimbulkan kerugian pihak penggarap lahan (pemilik lahan).

Menurut Ratmadi, para terdakwa telah membuat dokumen palsu (AJB) atas nama para terdakwa dengan maksud agar lahan seluas 8,5 hektare yang berada di Dusun 5 Jatisari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, tersebut seolah-olah milik mereka.

Dengan maksud mereka mendapatkan ganti rugi dari pembangunan jalan tol Sumatera.

Baca: NGAKAK, Tiba di Indonesia Ibrahimovic Diajak Cobain Lonto ng Sayur dan Sarapan Nasi Uduk

Padahal pemilik sah lahan (penggarap lahan) tersebut adalah Paiman, Agus Kusmanto, Misro, Sajam, Toiri, Sribuan, Sutrisno, Paing, Sriwahyuningsih, Samsudin Edeng, Senen dan M Syarifudin yang merupakan warga setempat. '

Mereka sudah menggarap lahan tersebut secara turun menurun dari tahun 1965 hingga saat ini.

“Sesuai dengan Undang-Undang Agraria Nomor 5 Tahun 1960, tanah tersebut kepemilikannya sah milik penggarap lahan,” katanya.

Penulis: Muhammad Heriza Editor: wakos reza gautama Ikuti kami di Kesaksian Pelanggan Alexis: Lantai 1 Disebut Foreplay hingga Cara Kerja Mami Tawarkan "Perempuan" Sumber: Tribun Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »