Kirim Berita Lampung: Klik Disini | Konfirmasi Berita Lampung: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 02.15

VIDEO - Warga Eks Pasar Griya Sukarame Geruduk Kantor Pemkot ...

Berita Video Tribun Lampung

VIDEO - Warga Eks Pasar Griya Sukarame Geruduk Kantor Pemkot Bandar Lampung

Puluhan warga dari Pasar Griya Sukarame mengenakan pakaian serba hitam dan didampingi LBH Bandar Lampung mendatangi kantor Pemkot.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG â€" Puluhan warga dari Pasar Griya Sukarame mengenakan pakaian serba hitam dan didampingi LBH Bandar Lampung mendatangi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Selasa, 14 Agustus 2018.

Para warga menyuarakan aspirasinya agar didengar Walikota Bandar Lampung Herman HN. Hasan, warga Pasar Griya Sukarame menegaskan, warga kecewa atas keputusan pemkot yang menggusur pasar.

Bac a: Sudah Bawa Kabur Truk, Sopir Ini Tipu Bosnya Minta Ditransfer Rp 4,7 Juta

Pemkot juga telah menghancurkan tempat tinggal, hingga beberapa warga mengalami luka-luka saat proses penggusuran yang diwarnai bentrok.

Baca: Ibu Tak Tahu Tertular Virus Rubella Saat Mengandung, Bayi Asal Pringsewu Meninggal Diusia 9 Bulan

Pakaian serba hitam yang digunakan ini menggambarkan matinya hati nurani pejabat pemkot, seperti orang melayat yang semuanya serba hitam.

Hal ini merupakan bentuk duka atas peristiwa yang terjadi. Dengan ini LBH menuntut dan mendesak pemkot untuk segera menemui masyarakat Pasar Griya. Tak lain untuk mendiskusikan dan mencari jalan keluar atas persoalan yang muncul akibat penggusuran ini. (*)

Sumber: Facebook Tribun Lampung

Videografer: Okta Kusuma Jatha

Penulis: Okta Kusuma Jatha Editor: Reny Fitriani Ikuti kami di Wanita Tewas usai Kencan di Gubuk, Berawal saat Hendak Bantu Acara Warga Sumber: Berita Lampung

no image

Posted by On 02.15

BUMN Hadir - Peserta SMN dibekali wawasan budaya Lampung

Bandarlampung (ANTARA News) - VP Operations I PT Semen Baturaja (Persero) tbk Taufik Ibrahim mengatakan program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2018, merupakan kegiatan yang positif dan dapat memperluas serta menambah wawasan kebangsaan, wawasan sosial dan budaya Lampung.
"Pertukaran ini bisa saling mengenal budaya dan berbagai hal yang ada di Provinsi Lampung," kata dia di Bandarlampung, Rabu.
Menurutnya, SMN merupakan suatu program yang sudah dilakukan oleh Kementerian BUMN sejak tiga tahun lalu, dengan adanya Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri.
Dengan adanya pertukaran pelajar, dapat mengangkat budaya di Provinsi Lampung dengan bermacam-macam suku yang ada. Karena dengan mengenal sejarah Lampung, maka para siswa sudah mengerti bahwa Lampung memiliki berbagai macam suku dan budayanya.
"Jadi bisa mengenal budaya Lampung, seperti sejarah Provinsi Lampung, lagu-lagu khas Lampung, tarian khas Lampung dan terutama Bahasa Lampung," katanya.
Selain itu, Lampung memiliki banyak keunggulan khususnya di bidang pariwisata, seperti Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Pahawang, Kiluan, Curup Putri Malu dan masih banyak lagi.
"Semoga para peserta bisa betah di sini, dan bisa bercerita ke masyarakat Gorontalo bahwa di Lampung masyarakatnya ramah-ramah," jelasnya.
Sebelumnya, PT Kimia Farma tbk memberikan obat-obatan kepada peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Gorontalo. Pemberian ini agar para peserta bisa menambah stamina, dan menjaga daya tahan tubuh pada saat kegiatan di Provinsi Laampung.
"Kita berikan obat-obatan dan vitamin yang dibuat oleh Kimia Farma, ini agar menjaga daya tahan tubuh peserta agar tidak sakit saat pelaksanaan berlangsung," ujar Unit Bisnis PT Kimia Farma Lampung M. Nur Huda.
Menurut dia, dengan kegiatan ya ng begitu banyak dan padat setiap harinya, membuat para peserta kurang istirahat serta rentan terjangkit virus yang dapat menyebabkan sakit seperti demam, flu, batuk dan lainnya.
Ia berharap para peserta menjaga kondisi kesehatan agar tidak jatuh sakit pada saat pelaksanaan SMN tersebut, karena tidak akan bisa berkeliling untuk melihat-lihat perusahaan atau wisata yang ada di Provinsi Lampung.
"Penjagaan stamina harus bisa menjadi perhatian khusus para panitia, karena bila sakit para peserta tidak bisa berkeliling Lampung," jelasnya.
Huda mengharapkan para peserta bisa menjaga stamina dengan istirahat yang cukup serta jangan lupa minum vitamin yang telah diberikan, agar pada saat bangun pagi hari badan bisa lebih segar.
Baca juga: PT Semen Baturaja bekali peserta SMN Lampung
Baca juga: PGN ajak siswa di Lampung dan Banten mengenal nusantara

Pewarta: Triono Subagyo
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Berita Lampung

thumbnail

Posted by On 02.15

KPK Perpanjang Masa Penahanan Anggota DPRD Lampung Selatan

Operasi Tangkap Tangan KPK

KPK Perpanjang Masa Penahanan Anggota DPRD Lampung Selatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan masa penahanan terhadap Anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho (ABN).

KPK Perpanjang Masa Penahanan Anggota DPRD Lampung SelatanTRIBUNNEWS/HERUDINKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan masa penahanan terhadap Anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho (ABN).

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan untuk ter sangka ABN," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di KPK, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Baca: Bantah Bergabung dengan PAN, Politikus Gerindra Pastikan Sandiaga Tetap Independen

Febri menjelaskan, perpanjangan penahanan akan dilakukan selama 40 hari ke depan, terhitung dari tanggal 16 Agustus 2018 hingga 24 September 2018.

Diketahui KPK sebelumnya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung Selatan, Kamis (26/7/2018) malam.

Hasil dari OTT tersebut, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kabupaten Lampung Selatab Tahun Anggaran 2018.

Baca: Penjelasan Plt Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Soal Kenaikan Tarif Sewa Rusunawa

Keempat tersangka tersebut yakni Bupati Kabupaten Lampung Selatan periode 2016-2021, Zainudin Hasan (ZH), Anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho (ABN), dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lamsel Anjar Asmara (AA) sebagai pen erima suap.

Kemudian pemberinya berasal dari pihak swasta, CV 9 Naga, Gilang Ramadhan (GR).

Baca: PAN Anggap Wajar Jika Presiden Ingin Ganti Asman Abnur dari Kursi Menpan RB

‎Atas perbuatannya, sebagai pihak yang diduga pemberi, Gilang disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sebagai pihak yang diduga penerima, Zainudin, Agus Bhakti, dan Anjar Asmara disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis: Ilham Rian Pratama Editor: Adi Suhendi Ikuti kami di Wanita Tewas usai Kencan di Gubuk, Berawal saat Hendak Bantu Acara Warga Sumber: Berita Lampung

no image

Posted by On 02.15

Serangan Gajah Liar Tewaskan Dua Warga Tanggamus Lampung

Serangan gajah liar menewaskan dua warga di Tanggamus Lampung.tirto.id - Dua orang pasangan suami istri Nasrudin (65) dan Suadah (60) warga asal Tanjung Jati, Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung dilaporkan meninggal dunia akibat serangan gajah liar.
Kepala Bidang Teknis Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) membenarkan suami dari Saudah itu telah meninggal dunia.
"Informasi yang kami terima, suami almarhumah Saudah yaitu Nastudin meninggal dalam perawatan di Puskesmas Sukaraja, Semaka, Kabupaten Tanggamus, diduga terkena serangan jantung," katanya pula.
Namun, dia berjanji akan langsung mengecek ke lokasi, untuk memastikan bahwa Nasrudin memang meninggal karena sakit, bukan akibat serangan gajah liar seperti dialami istrinya Saudah.
"Kami sedang menuju lokasi untuk memastikannya," kata Ismanto pula.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung-Bengkulu saat dihubungi belum memberikan penjelasan yang diminta terkait peristiwa dua warga meninggal dunia dimaksud.
Sebelumnya, Saudah ditemukan meninggal di kebun Tanjakan Mayit areal Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pemerihan, Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (15/8) dini hari. Dia menjadi korban serangan gajah liar yang masuk ke kebunnya.
Menurut informasi dari lokasi kejadian, tim patroli dari Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Program dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan pihak terkait telah melakukan evakuasi jasad korban amukan gajah liar itu.
Jenazah korban sudah dibawa keluarganya untuk dimakamkan di Tanjung Jati, Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus.
"Menurut informasi kejadian kawanan gajah liar itu melewati gubuk yang didiami korban bersama keluarganya pada pukul 01.30 WIB, Rabu dini hari tadi," kata Firdaus, staf WCS-IP di sana.
Kronologis kejadian, pada pukul 02.30 WIB, Eka (30) asal Sumbersari, menantu Nasrudin (suami korban) telah melapor ke kantor Balai TNBBS Resort Pemerihan bahwa ada kejadian konflik gajah yang berada di Kebun Tanjakan Mayit di areal Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pemerihan, Bengkunat Belimbing, Pesisir Barat.
Setelah Eka melapor, tim langsung menuju ke lokasi. Sampai di tempat kejadian, tim sudah mendapati Nasrudin (65) warga asal Tanjung Jati, Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus sudah berada di luar gubuk, dan istrinya Saudah sudah tergeletak di jalan khusus sepeda motor dengan kondisi meninggal dunia.
Keluarga meminta agar korban segera dibawa keluar karena posisi kawanan gajah liar masih berada di sekitar area TKP. Evakuasi korban dilakukan adalah tim gabungan, yaitu Sumin, Parman (TNBBS), Bayu Eka Saputra, Dedi (WCS), Usman Hadi Bio (YABI), Saprudin, Nurdin dan Umar Yani (Dinas Kehutanan Pesisir Barat).
Jenazah dibawa ke Tanjung Jati, Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Beberapa w aktu lalu, konflik gajah liar juga terjadi di Kabupaten Tanggamus, Lampung, dengan warga di sekitar kawasan kebun yang juga ditinggali pemukim dan penggarap lahannya, telah menewaskan seorang perempuan lanjut usia dengan kondisi tubuh mengenaskan.
Tim terpadu penanganan konflik satwa liar dengan warga di Provinsi Lampung telah berupaya untuk menangani dan mengatasi konflik serupa agar dapat diantisipasi dan tidak sampai menimbulkan korban lagi.
Saat ini populasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar pada habitatnya di kawasan hutan di Sumatera, termasuk dalam kawasan hutan tropis di Lampung kian terancam, sehingga perlu upaya bersama untuk menyelamatkan dan melestarikannya, termasuk segera mengatasi konflik dengan warga sekitar hutan yang masih terus terjadi.
Baca juga artikel terkait SERANGAN GAJAH LIAR atau tulisan menarik lainnya
Subscribe NowSumber: B erita Lampung

thumbnail

Posted by On 00.08

Di Lampung, Ulama Dan Relawan Bersatu Menangkan Prabowo ...

  • Sumut
  • Sumbar
  • Bengkulu
  • Sumsel
  • Babel
  • Lampung
  • Banten
  • Jakarta
  • Jabar
  • Jateng
  • Jatim
  • Kalbar
  • Papua
  • RMTV
  • KBP
News Tickers
  • Kalah Pilkada Dua Kali, Djarot Saiful Hidayat Nyalon DPR RI, 14 AGUSTUS 2018 , 05:50:00
  • Video Mapping Asian Games, 14 AGUSTUS 2018 , 05:13:00
  • Jokowi Berdialog Langsung Dengan Korban Gempa Lombok, 14 AGUSTUS 2018 , 05:02:00
  • Sabun Batu Untuk Segala Tipe, 14 AGUSTUS 2018 , 05:00:00
  • KPU Persilakan Bawaslu Telusuri Sumbangan Sandi Ke PAN Dan PKS, 14 AGUSTUS 2018 , 04:49:00
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Hanura Di Lampung, Ulama Dan Relawan Bersatu Menangkan Prabowo-Sandi

SENIN, 13 AGUSTUS 2018 , 22:47:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Di Lampung, Ulama Dan Relawan Bersatu Menangkan Prabowo-Sandi

Rahmat Mirzani Djausal/RMOLLampung

RMOL. Tim Pemenangan Pileg dan Pilpres Partai Gerindra di Bandar Lampung bertekat memenangkan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Berita Terkait Representasi Kepemimpinan Nasional, Alumni ITB Dukung Prabowo-Sandi Sebaiknya IQ Capres-Cawapres Diumumkan Ke Rakyat Ternyata Andi Arief Ngetwit Jenderal Kardus Dan Mahar Politik Atas Perintah Partai
Ketua Tim Pemenangan Pileg dan Pilpres Partai Gerindra Bandar Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi Prabowo-Sandi kepada masyarakat. Sosialisasi ini, dilakukan oleh tim pemenangan bersama ulama dan relawan.
"Sesuai dengan arahan Ketua Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim, tim akan konsolidasi dengan jajaran ulama dan relawan untuk menggalang kekuatan di akar rumput," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Senin (13/8).
Rahmat menambahkan tim pemenangan juga membidik segmentasi masyarakat, seperti ibu-ibu dan generasi milenial. Hal ini untuk memaksimalkan suara partai dan pasangan Prabowo-Sandi.
Menurut Mirza, para relawan dan tim pemenangan koalisi akan bergerak sinergi, dan terintegrasi. Bukan hanya ditingkatan provinsi, tapi akan sampai ke desa-desa.
"Alhamdulillah, respon masyarakat terhadap Prabowo-Sandiaga sangat baik. Keduanya dinilai mampu menangani masalah yang ada di tengah masyarakat, sepe rti lonjakan harga dan sempitnya lapangan kerja," pungkasnya. [nes]

Berita Lainnya Selengkapnya Representasi Kepemimpinan Nasional, Alumni ITB Dukung Prabowo-Sandi

Representasi Kepemimpinan Nasional, Alumni ..

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Sebaiknya IQ Capres-Cawapres Diumumkan Ke Rakyat

Sebaiknya IQ Capres-Cawapres Diumumkan Ke R..

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Ternyata Andi Arief Ngetwit Jende   ral Kardus Dan Mahar Politik Atas Perintah Partai

Ternyata Andi Arief Ngetwit Jenderal Kardus..

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Duet Prabowo-Sandi Representasi Kemajemukan Indonesia

Duet Prabowo-Sandi Representasi Kemajemukan..

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Ikanu Imbau Masyarakat Jalankan Politik Rahmah

Ikanu Imbau Masyarakat Jalankan Politik Rah..

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

Kiai Said: Rizal Ramli Gusdurian Betu   l

Kiai Said: Rizal Ramli Gusdurian Betul

SENIN, 13 AGUSTUS 2018

VIDEO POPULER#PolitisiOnTheRoad: Kasus Ahok Gak Bikin Kapok

#PolitisiOnTheRoad: Kasus Ahok Gak Bikin Kapok

, 13 AGUSTUS 2018 , 21:00:00

UBK Luruskan Sejarah Kemerdekaan

UBK Luruskan Sejarah Kemerdekaan

, 13 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

FOTO POPULERHapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Su   rat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Jamu Jago Ambassador Talks Jaya Suprana Show RMOL Architecture Design Berita PopulerBerita TerkiniPimpinan Demokrat Akan Antar Jokowi-Ma'ruf Daftar Ke KPU

Pimpinan Demokrat Akan Antar Jokowi-Ma'ruf Daftar Ke KPU

10 Agustus 2018 01:03

Prabowo-Sandi Deklarasi Hari Ini, Wagub DKI Jatah PKS?

Prabowo-Sandi Deklarasi Hari Ini, Wagub DKI Jatah PKS?

09 Agustus 2018 10:24

Didesak Mundur, Ma'ruf Amin: Saya Harus Apa?

Didesak Mundur, Ma'ruf Amin: Saya Harus Apa?

10 Agustus 2018 21:35

Rekomendasi GNPF Tidak Digubris, HRS Serukan Ijtima Ulama II

Rekomendasi GNPF Tidak Digubris, HRS Serukan Ijtima Ulama II

11 Agustus 2018 00:18

Masih Ada Waktu, Prabowo-Sandi Lebih Baik Batal

Masih Ada Waktu, Prabowo-Sandi Lebih Baik Batal

09 Agustus 2018 19:13

KPU Persilakan Bawaslu Telusuri Sumbangan Sandi Ke PAN Dan PKS

KPU Persilakan Bawaslu Telusuri Sumbangan Sandi Ke PAN Dan PKS

14 Agustus 2018 04:49

Jokowi Harus Menjawab Janji Kampanye Satu Persatu

Jokowi Harus Menjawab Janji Kampanye Satu Persatu

14 Agustus 2018 04:22

Di Kantor PBNU, Rizal Ramli Ingat Kenangan Bersama Gus Dur

Di Kantor PBNU, Rizal Ramli Ingat Kenangan Bersama Gus Dur

14 Agustus 2018 04:12

Masih Sentimen Negatif, Hari Ini Rupiah Diprediksi Bergerak Hingga Rp 14.622

Masih Sentimen Negatif, Hari Ini Rupiah Diprediksi Bergerak Hingga Rp 14.622

14 Agustus 2018 03:56

Kerumitan Koalisi Parpol: Antar   a Teman Di Pilpres Dan Lawan Di Pileg

Kerumitan Koalisi Parpol: Antara Teman Di Pilpres Dan Lawan Di Pileg

14 Agustus 2018 03:34

Trending Tag
# GERINDRA
# JOKOWI
# AKTIFVIS
# CENTURY
# PMK
Book Fayakhun e-Paper RMOL Sabar Gorky Malam Budaya Media Kit RMOL Sumber: Berita Lampung

no image

Posted by On 00.08

Fokus Kembali Membangun Lampung

SETIAP kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Begitu juga dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung yang dihelat pada 27 Juni 2018 lalu, telah masuk babak akhir.

Komisi Pemilihan Umum Lampung telah resmi menetapkan pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung 2018 nomor urut 3, sebagai pemenang pilkada setelah melalui tahapan proses hukum di Mahkamah Konstitusi.


Hal tersebut sesuai dengan Keputusan KPU Provinsi Lampung Nomor: 427/HK.03.1-Kpt/18/Prov/VIII/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih tanggal 12 Agustus 2018. Sementara pelantikan pasangan tersebut diagendakan pada 2019 usai pemilihan presiden.

Keputusan MK itu mengukuhkan hasil pleno KPU Lampung, Minggu (8/7), di mana pasangan calon nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim unggul di peringkat pertama dengan perolehan 1.5 48.506 suara atau 37,77%, urutan kedua pasangan calon nomor urut 2 Herman HN-Sutono dengan raihan 1.054.646 suara (25,73%). Kemudian urutan ketiga ditempati petahana Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardho-Bachtiar Basri dengan raihan 1.043.666 suara (25,46%). Di tempat keempat Mustafa-Ahmad Jajuli dengan perolehan 452.454 suara (11,04%).

Pemenang pesta demokrasi Lampung 2018 telah ditetapkan. Hentikan segala perselisihan dan sengketa terkait pilkada. Pertikaian hanya menghasilkan amarah dan patah arang yang berujung sia-sia. Menjunjung sportivitas, yang kalah harus mampu menerima kenyataan, sedangkan yang menang jangan jemawa.

Kini saatnya seluruh masyarakat Lampung fokus dalam membenahi dan memajukan Bumi Lampung. Masih banyak pekerjaan besar yang harus dilakukan bagi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Lampung. Hal ini karena Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera harus dipacu di bidang pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Kita pun me ngapresiasi imbauan calon gubernur Lampung terpilih Arinal Djunaidi yang meminta jajaran pejabat Pemprov Lampung tetap loyal kepada Gubernur periode 2014â€"2019 M Ridho Ficardo. Apa pun hasil Pilgub Lampung, gerbong birokrat Pemprov Lampung harus tetap solid melayani rakyat.

Mengemban amanah sebagai pemimpin tentu tidak mudah. Karena negeri ini, termasuk Lampung, membutuhkan pemimpin yang berintegritas kukuh untuk pengabdian paripurna membangun daerah. Hal ini dapat diawali dari gubernur terpilih dengan membangun tim transisi. Sebagai pemimpin baru di Lampung, tentunya jangan sungkan untuk melanjutkan pembangunan yang telah ada dan bernilai positif.

Estafet pembangunan harus berlanjut. Sebab, ciri pemimpin masa depan di antaranya mau turun langsung ke masyarakat, pekerja keras, konsisten menjalankan program visioner, melakukan aksi nonkonvensional di luar protokoler, serta membuat gebrakan melalui kemitraan dengan banyak pihak demi kepentingan rakyat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR

Sumber: Berita Lampung