www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

14 Petani Desa Purwokencono Lampung Timur Dapat Sertifikat ...

Posted by On 12.32

14 Petani Desa Purwokencono Lampung Timur Dapat Sertifikat ...

14 Petani Desa Purwokencono Lampung Timur Dapat Sertifikat Organik

14 Petani Desa Purwokencono Lampung Timur Dapat Sertifikat Organik dari LSO INOFFICE

14 Petani Desa Purwokencono Lampung Timur Dapat Sertifikat OrganikTribun Lampung/Hanif Mustafapetani Lamtim

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 14 petani dari Desa Purwokencono Lampung Timur mendapat sertifikat organik dari LSO INOFFICE (Lembaga Sertifikasi Organic Indonesia Organic Farming Certification).

Sertifikat ini didapat karena para petani Kelompok Multi Baliwo ini berhasil menerapkan penanaman padi dengan sistem organik pada lahan total 8,87 HA.

Baca: Arie Nanda Djausal Jadi Calon Tunggal Ketua Umum BPD HIPMI Lampung 2017 - 2020

Menurut Pinarno Adi, PJ. Program Ekologi Yabima Indonesia, dinyatakan lulus dan mendapat sertifikasi organic oleh LSO di Indonesia merupakan salah satu impian petani organic Desa Purwokencono, Lampung Timur.

“Sudah cukup lama para petani Kelompok Multi Baliwo bersama Yabima Indonesia, dan IPPOL memperjuangkan pengakuan ini, dan kini akhirnya apa yang mereka impikan pun terwujud, INOFFICE memberikan sertifikasi organic untuk produk pertanian orgnik mereka.” ujar Pinarno, Jumat 24 November 2017.

Masih kata dia, sertifikasi organic ini difasilitasi oleh Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung.

“perlu diketahui perjuangan mendapatkan sertfikat organic ini bukanlah tujuan akhir para petani maupun pegiat pertanin organic, tetapi sebagai alat untuk mengembangkan usaha produksi pertanian organic secara berkelanjutan, dan mendapatkan harga yang adil,” sebutnya.

Baca: Polda Lampung Akan Telusuri Penyebab Langkanya Elpiji 3 Kg

Pinarno menambahkan, dibalik sertifikasi organic tersebut ada tanggung jawab etis dan moral para petani yang harus dipertahankan dan diperkuat.

“Dalam dunia usaha produksi pertanian organic, sertifikasi organic memang tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu petani Sutiman mengaku senang, apa yang dilakukannya selama bertani organik akhirnya mendapat pengakuan dari Lembaga Sertifikasi Organik (LSO).

“Yang artinya apa yang kami lakukan juga mendapat pengakuan dari masyarakat, kami berharap hal ini menjadi awal yang baik bagi saya dan teman-teman.” tutup Sutiman.

Penulis: hanif mustafa Editor: taryono Ikuti kami di Mengaku Ingin Pulang ke Bone, Seorang Ayah di Jakbar Gendong 2 Anak Berjalan Tanpa Alas Kaki Sumber: Google News | Berita 24 Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »