www.AlvinAdam.com

Berita 24 Lampung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peresmian TPI Higienis, Gubernur Berharap Nelayan Lampung ...

Posted by On 22.25

Peresmian TPI Higienis, Gubernur Berharap Nelayan Lampung ...

Peresmian TPI Higienis, Gubernur Berharap Nelayan Lampung Lebih Sejahtera Sekdaprov Lampung Sutono saat peresmian TPI tersebut yang dilakukan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sjarief Widjaja, Rabu (20/12/2017). | HUMAS/Lampungpro.com Sekdaprov Lampung Sutono saat peresmian ...

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo berarap agar keberadaan Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Higienis Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Hal itu dikatakan Ridho, diwakili Sekdaprov Lampung Sutono saat peresmian TPI tersebut yang dilakukan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sjarief Widjaja, Rabu (20/12/2017).

Peresmian dilakukan di Kelurahan Waytataan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung. Dalam acara itu, Dirjen menyerahkan paket bantuan kepada masyarakat Lampung berupa kapal penangkap ikan sebanyak 96 unit, alat penangkap ikan (API) ramah lingkungan sebanyak 310 paket. Kemudian, penyerahan premi asuransi nelayan (BPAN) kepada 10.139 orang sejumlah Rp1,7 miliar, dan Klaim asuransi nelayan sejumlah Rp1,2 miliar, serta bantuan permodalan BRI kepada 328 orang sejumlah Rp22,93 miliar.

Seluruh bantuan den gan total Rp40 miliar itu merupakan salah satu bentuk perhatian dan kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, serta didukung oleh Komisi IV DPR RI. Sjarief Widjaja menyatakan rasa syukurnya karena mampu berkunjung ke Provinsi Lampung dalam rangka mewujudkan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Sektor ini merupakan pilar ketiga prioritas pembangunan kelautan. "Pilar pertama yakni kedaulatan. Alhamdulillah Indonesia telah mampu mengusir kapal asing yang masuk ke Indonesia. Dengan tidak masuknya kapal asing ke tanah air, maka kedaulatan sepenuhnya ada di tangan nelayan kita. Pilar kedua yakni keberlanjutan, dengan perginya kapal asing maka stok ikan di Indonesia akan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya ikan di perairan Indonesia, dan ini menjadi berkah tersendiri bagi Indonesia," kata dia.

Pilar ketiga, kata Sjarief, adalah kesejahteraan. Ini merupakan kesempatan untuk mensejahterakan Indones ia. "Dengan adanya undang-undang yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan nelayan kecil maka nelayan akan diberikan kemudahan untuk mengakses teknologi seperti ramalan cuaca dan lokasi pencarian ikan. Sehingga, para nelayan akan tau persis dimana harus mencari ikan," jelasnya. (**/PRO2)

Komentar

Artikel Terkait

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Metro Kerahkan 340 Personil Dirjen Perikanan Tangkap: Bantuan untuk Nelayan Tidak Sentuh Satu Sisi Pemkab dan DPRD Mesuji Sepakati Pengesahan APBD 2018Sumber: Google News | Berita 24 Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »