Kirim Berita Lampung: Klik Disini | Konfirmasi Berita Lampung: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

40 Lifter Pringsewu Berpotensi Jadi 'Gajah-gajah' Lampung

Posted by On 18.03

40 Lifter Pringsewu Berpotensi Jadi 'Gajah-gajah' Lampung

40 Lifter Pringsewu Berpotensi Jadi 'Gajah-gajah' Lampung

Bahkan, pusat pelatihan angkat besi dan angkat berat milik Imron Rosadi ini telah dikenal dunia atas prestasinya.

40 Lifter Pringsewu Berpotensi Jadi 'Gajah-gajah' LampungTRIBUN LAMPUNG/R DIDIK BUDIAWANTokoh angkat besi nasional Imron Rosadi (tengah) bersama Waketum PB PABBSI Joko Pramono (kiri) dan Kepala Disporapar Pringsewu Samsir (kanan) di sela-sela melihat pelatnas angkat besi di Padepokan Gajah Lampung, Pringsewu, Selasa (3/4/2018).

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Wakil Ketua Umum PB Persatuan Angkat Besi, Binaraga, da n Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Mayjen TNI Marinir (Purn) Joko Pramono mengungkapkan, Pringsewu merupakan gudang generasi penerus atlet angkat besi nasional.

Joko menyampaikan itu saat membuka progress test tim nasional angkat besi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Rabu, 18 April 2018, di Pusat Pelatihan Angkat Besi dan Angkat Berat Padepokan Gajah Lampung, Pringsewu.

Joko menuturkan, ketika lifter peraih medali olimpiade, seperti Eko Yuli Irawan, Triatno, dan Sri Wahyuni, sudah pensiun, Indonesia harus mempersiapkan penggantinya.

Baca: Hati-hati, 5 PO Ini Masuk Daftar 5 Bus Berjuluk Raja Jalanan karena Kerap Ugal-ugalan

”Ada agenda internasional yang akan dihadapi ke depan. Sehingga harus dipikirkan juga persiapannya. Setelah Asian Games, ada Olimpiade di Jepang pada 2020 nanti atau dua tahun setelah Asian Games. Sementara atlet yang menjadi andalan saat ini belum mempunyai pelapis,” tutur Joko.

Sedangkan dalam Pel atnas Asian Games 2018 ini, Joko mengaku telah mengajukan atlet pelapis kepada pemerintah pusat. Karena terkendala dana, atlet yang direstui masuk pelatnas hanya 11 orang.

Meski begitu, PABBSI tetap menyertakan atlet pelapis sebanyak empat orang. Sebab, ada 15 nomor yang dipertandingkan dalam angkat besi.

"Bayangkan bagaimana kita bisa mengatur 15 atlet, (supaya) bisa mendapat emas sebanyak mungkin. Mengejar emas sebanyak mungkin. Selama ini kita olimpiade hanya perunggu-perak, perunggu-perak," jelasnya.

Baca: Mahasiswi Dibegal, Begini Cara UIN Mengantisipasinya

Oleh karena itu, Joko berharap Indonesia bisa meraih medali emas di ajang Asian Games 2018. Untuk itulah, ia memilih Padepokan Gajah Lampung sebagai lokasi Pelatnas Asian Games 2018.

Ia menuturkan, angkat besi Pringsewu sudah menggema. Bahkan, pusat pelatihan angkat besi dan angkat berat milik Imron Rosadi ini telah dikenal dunia atas prestasinya.

Menurut d ia, banyak dari negara tetangga yang menginginkan atletnya dibina di Pringsewu. Joko menyebut Imron Rosadi sebagai suhu alias guru angkat besi yang luar biasa.

Oleh karena itu, tegas Joko, Padepokan Gajah Lampung ini merupakan aset nasional. Selain itu, di tempat tersebut ada 40-an atlet yang berpotensi menjadi 'gajah-gajah' dari Lampung.

Gayung bersambut, Bupati Pringsewu Sujadi berjanji membahas aset nasional yang dimaksud bersama Wakil Bupati Fauzi dan DPRD Pringsewu. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono Editor: Daniel Tri Hardanto Ikuti kami di Dari Syarat Anggota hingga Pengakuan Pelaku, Ini 5 Fakta Komunitas Pesta Seks Tukar Istri di Malang Sumber: Google News | Berita 24 Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »