Kirim Berita Lampung: Klik Disini | Konfirmasi Berita Lampung: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gaji Caleg Pindah Parpol Disetop? Begini Tanggapan DPRD ...

Posted by On 15.45

Gaji Caleg Pindah Parpol Disetop? Begini Tanggapan DPRD ...

Pileg 2019

Gaji Caleg Pindah Parpol Disetop? Begini Tanggapan DPRD Lampung

Kherlani juga belum bisa memastikan apakah DPRD akan menyetop gaji tiga anggota DPRD yang pindah partai.

Gaji Caleg Pindah Parpol Disetop? Begini Tanggapan DPRD LampungTribun PekanbaruPileg 2019

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG รข€" Sekretariat DPRD Lampung mengaku sudah menerima Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 160/6324/OTDA.

Surat itu berisi pemberhentian anggota DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang mencalonkan diri dari partai politik yang berbeda dari partai yang diwakili pada pilkada se belumnya pada Pileg 2019 mendatang.

Sekretaris DPRD Lampung Kherlani mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pimpinan DPRD untuk membahas surat tersebut.

"Kita tetap ikuti aturan Mendagri yang baru itu. Nah, sambil menunggu itu, kita mau rapatkan dengan pimpinan dulu. Karena mereka diangkat dari SK, maka ketika diberhentikan pun melalui SK," kata Kherlani di gedung DPRD Lampung, Senin, 6 Agustus 2018.

Kherlani juga belum bisa memastikan apakah DPRD akan menyetop gaji tiga anggota DPRD yang pindah partai.

Baca: Edaran Kemendagri: Caleg Pindah Partai Harus PAW

"Mereka diangkat karena berdasarkan SK dari partainya. Sementara orang pindah partai artinya harus ada SK dari partai sebelumnya. Nanti kita dimarah orang kalau nyetop gaji mereka belum ada proses PAW-nya," kata dia.

Wakil Ketua DPRD Lampung Ismet Roni menjelaskan, pihaknya baru akan menggelar rapim pada Selasa, 7 Agustus 2018 2018.

"Be sok malam rencana kita akan bahas di rapim. Karena besok itu kita juga lagi bimtek di Hotel Novotel. Nanti sekalian dibawa dalam rapim itu, membahas surat edaran dari Mendagri," kata Ismet.

"Intinya, kita akan ikuti aturan dari surat edaran Mendagri. Tapi, harus kita rapimkan terlebih dahulu. Nanti prosesnya seperti apa selanjutnya," pungkasnya.

Sejumlah anggota DPRD di Provinsi Lampung menanggapi secara beragam terkait Surat Edaran Kemendagri Nomor 160/6324/OTDA. Surat edaran tersebut menyebut bahwa anggota DPRD harus mengundurkan diri jika menjadi calon legislatif (caleg) dari partai politik berbeda pada Pileg 2019-2024.

Baca: Tidak Diganti, Bacaleg Koruptor Akan Dicoret

Surat edaran tersebut juga menyebut, sejak anggota dewan itu ditetapkan sebagai caleg dalam daftar calon tetap (DCS), maka dia tidak lagi memiliki status beserta hak dan kewenangannya sebagai anggota DPRD.

Di Lampung tercatat ada beberapa anggota D PRD periode 2014-2019 yang maju kembali melalui partai berbeda. Di DPRD Lampung, ada Yozi Rizal yang sebelumnya di Partai Hanura, namun nyaleg dari Partai Demokrat.

Kemudian, dua anggota DPRD Lampung dari PKB, Khaidir Bujung dan Midi Iswanto, yang sama-sama menjadi caleg Partai Demokrat.

Sedangkan di DPRD Kota Bandar Lampung terdapat dua petahana yang lompat partai, yakni Albert Alam dari PPP pindah menjadi caleg PAN. Lalu Erwansyah yang merupakan politisi Partai Hanura pindah ke NasDem kemudian terakhir kembali lagi ke PAN. (*)

Penulis: Beni Yulianto Editor: Daniel Tri Hardanto Ikuti kami di Kronologi Wanita Diculik untuk Dijadikan Tumbal, Ditemukan 15 Tahun Kemudian di Sela-sela Batu Sumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »